Arles, Agustus 1888 cat minyak pada kanvas 78x62.5cm Museum of Fine Arts, Boston
Lelaki
pada lukisan ini adalah teman baik van Gogh ia menyebutnya 'seorang
pria yang lebih menarik daripada kebanyakan lainnya'. Van Gogh tertarik
untuk melukis seragam biru sengan hiasan garis emas, dan juga pada
pemberian karakter untuk diperhatikan pada wajah besar yang
berjanggutsangat mirip Socrates. Ia menangkap kesan ketulusan hati yang
aneh dari seseorang, yang canggung dalam berpose, dan kekakuan dari
fisiknya sengaja diperlihatkan. Di atas itu semua, ekspresi yang
ditampilkan sangat tak dibuat-buat, dan tangan dengan urat-uratnya
berkenjal-kenjal walau terlihat santai tidak dapat menyembunyikan
panjangnya pekerjaan kasar yang telah mereka lakukan. Ia memberikan
sebuah potret yang tidak sentimental dariorangsederhana yang dia rasa sangat menyenangkan.